TERANG4D Lawan PSBS Biak, debut Imran Nahumarury bersama Semen Padang
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Imran Nahumarury akan menjalani debut melatih Semen Padang pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 melawan tuan rumah PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo,TERANG4D Sleman, Senin malam pukul 20.30 WIB.
Imran menduduki posisi ini setelah menggantikan pelatih kepala di Semen Padang sebelumnya yaitu Dejan Antonic.
“Persiapan kami lakukan dua hari setelah menjalani laga terakhir (melawan PSIM Yogyakarta). Saya juga baru bergabung di sini. Ini adalah laga yang sangat penting bagi kami,” kata Imran, dikutip dari laman resmi I.League, Senin.
Imran membawa target besar untuk Semen Padang, yakni membawa mereka bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola di Indonesia.
Saat ini, tim berjuluk Kabau Sirah itu menjadi juru kunci klasemen dengan 17 poin dari 24 pertandingan, mengoleksi poin yang sama dengan Persis Solo di posisi ke-17, dan hanya berjarak satu poin dari lawan mereka, PSBS, yang ada di peringkat ke-16.
Dengan posisi tim yang terbilang kritis di papan klasemen saat ini, Imran mengaku kesan pertamanya cukup positif setelah melihat anak-anak asuhnya antusias untuk bersama-sama berjuang bertahan di Super League.
Meski baru bergabung dua hari bersama Semen Padang, dalam kesempatan yang sama Imran juga mengaku senang dengan apa yang diperlihatkan pemainnya dalam latihan. “Saya melihat banyak hal positif dari pemain. Saya juga senang pemain paham apa yang harus kita lakukan di pertandingan nanti,” ucap mantan pelatih Malut United tersebut.
Tak hanya untuk Semen Padang, kemenangan nanti juga penting bagi tuan rumah PSBS, tim berjuluk Badai Pasifik tersebut. Jika menang, PSBS akan keluar dari zona degradasi dengan 21 poin, sementara bagi Semen Padang kemenangan membawa mereka mengoleksi 20 poin untuk menyamai poin Madura United dan Persijap Jepara yang kini ada di posisi ke-14 dan ke-15.
“Saya memohon dukungan dan doa dari seluruh suporter Semen Padang. Percayalah kepada kemampuan tim ini. Suporter tentu tahu kondisi tim yang sedang berjuang keras untuk keluar dari zona merah,” kata pelatih 47 tahun kelahiran Maluku tersebut.
Baca juga: Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
相关文章:
- Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- Akhiri perjuangan di AFF Futsal 2026, Indonesia huni peringkat empat
- Bali United ditahan imbang kontra Persijap tanpa gol
- SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
相关推荐:
- Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
- PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun
- Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2
- Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United
- Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
- Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
- Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- Pelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengit
- Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
- Skuad Garuda untuk FIFA Series tunjukkan sikap realistis pelatih
- PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
- Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
- Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3
- Perkelahian final kompetisi Brasil berujung 23 pemain dikartu merah
